Saturday, April 13

Quora Sebagai Agora Baru dalam Mewadahi Diskusi Filsafat dan Publik di Era Digital

Sokrates dikenal sebagai filsuf yang menghabiskan hari-harinya di pusat kota dan area komersial untuk berbincang-bincang dengan orang-orang di sana (Gaarder, 2021). Pusat kota dan area komersial ini disebut dalam bahasa Yunani sebagai Agora (Britannica.com, 2023). Ia menggunakan metode berfilsafatnya yang terkenal, seni kebidanan, untuk membantu orang-orang yang diajaknya berbicara memperoleh wawasan dan pengetahuan yang benar dengan mencari dan mendapatkannya sendiri (Tjahjadi, 2004).
Diskusi filsafat ini dibutuhkan untuk mengembangkan dan membuka pemikiran-pemikiran baru. Sifat dasar filsafat yang dituliskan oleh Jan Hendrik Rapar dibukunya Pengantar Filsafat adalah berpikir radikal, mencari asas, memburu kebenaran, mencari kejelasan dan berpikir rasional. (Rapar, 1995) Sifat-sifat ini sangat lekat hubungannya dengan pertanyaan yang berujung pada diskusi. Oleh karena itu, Sokrates percaya bahwa dia bisa menemukan kebenaran melalui percakapan di Agora.
Agora seperti pada zaman Sokrates susah untuk dijumpai saat ini. Ruang-ruang terbuka semakin terbatas seiring dengan pertumbuhan penduduk. Kesibukan setiap individu juga berbeda-beda, sehingga ruang-ruang terbuka yang tersedia tidak dipadati oleh masyarakat pada hari-hari produktif. Maka, diskusi filsafat di lokasi seperti Agora susah untuk terjadi saat ini. Kesulitan ini bisa dijawab dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat. Dunia yang terhubung melalui jaringan internet memiliki infrastruktur yang memadai untuk berdiskusi filsafat secara daring. Salah satu situs daring yang menarik untuk menjadi wadah diskusi filsafat saat ini adalah Quora.

Apasih Agora itu?
Secara etimologis, menurut Joshua J. Mark term Agora berasal dari bahasa Yunani yang berarti “tempat terbuka diperuntukkan untuk kerumunan. Dalam sejarah awal Yunani, ini adalah lokasi berkumpulnya warga kota yang bebas dengan tujuan mendengarkan pengumuman publik, persiapan keberangkatan pasukan militer, atau berdiskusi politik. Dikemudian hari, tempat ini menjadi pasar terbuka.” (Mark, 2021).
Agora yang paling terkenal terletak di dalam kota Athena. “Agora ini terletak dibawah Akropolis, di dekat bangunan yang sekarang dikenal sebagai Theseion (Kuil Hephaestus), dan pasar terbuka yang masih ada hingga hari ini. Situs ini dianggap sebagai lokasi kelahiran demokrasi karena di sanalah diskusi dan debat politik melahirkan konsep tersebut”.
Sokrates berdialog dengan warga Athena di Agora, di sana juga adalah tempat seorang aristokrat muda Aristokles dari Athena mendengarkan perbincangan Sokrates, lalu mengikuti Sokrates untuk mengembangkan filsafat Yunani dibawah nama Plato. Agora ini juga tempat Sokrates dihukum mati atas ketidak salehannya pada tahun 399 SM.
“Agora adalah tempat yang vital sebagai lokasi berkumpulnya komunitas-komunitas untuk berdiskusi tentang kejadian-kejadian terkini, politik, agama, filsafat, hukum, dll. Agora dalam Athena kuno berfungsi sebagai pusat kota atau balai kota mirip seperti zaman sekarang. Selayaknya balai kota saat ini, Agora dihiasi dengan pepohonan, taman, air mancur, bangunan berpilar, patung-patung, monumen, dan penjual.
Agora Athena berperan penting sebagai wadah bagi para filsuf dikemudian hari, seperti Diogenes dari Sinope (404-323 SM) yang tinggal di jalan, Krates dari Thebes (360-280 SM) dan istrinya Hipparkia dari Maroneia (350-280 SM), yang juga tinggal di jalan; St.Paulus (5-64), yang berkotbah di Aerofagus. Menurut Kitab Kisah Para Rasul 17:16-33, Paulus berjumpa dengan kaum stoik dan kaum Epikuros lalu mewartakan Injil Yesus Kristus kepada mereka di Agora”.

Dari pengertian Agora menurut Joshua J. Mark di atas, Agora adalah lokasi penting bagi warga negara Yunani zaman dahulu. Lokasi ini adalah titik temu bagi warga negara Yunani setiap hari. Tempat ini menjadi tempat yang vital dalam sejarah perkembangan peradaban Yunani.
Prinsip-Prinsip Agora
Melalui pengertian dari Agora di atas, penulis menemukan beberapa prinsip yang membentuk sebuah Agora yaitu:
1. Agora adalah suatu lokasi ruang terbuka dalam sebuah kota;
2. Agora adalah tempat berkumpulnya komunitas-komunitas warga Yunani Kuno;
3. Agora adalah tempat berdiskusi berbagai macam topik seperti kejadian-kejadian hari itu, politik, filsafat, agama atau hukum;
4. Agora juga adalah tempat komersial untuk berdagang bagi warga Yunani;
5. Agora sebagai wadah pengembangan pikiran politik, hukum, filsafat, dan lain-lain.

Lantas apa itu Quora?
Dilansir dari laman situs tentang kami Quora, Quora adalah “tempat di mana Anda dapat mengajukan pertanyaan yang menjadi perhatian Anda dan mendapatkan jawaban yang luar biasa.” (id.Quora.com, 2019) Quora adalah sebuah situs daring QnA (tanya dan jawab) yang populer saat ini.
“Jantung Quora adalah pertanyaan. Pertanyaan yang memengaruhi dunia, pertanyaan yang menjelaskan peristiwa dunia terbaru, pertanyaan yang memandu keputusan hidup yang penting, dan pertanyaan yang memberikan wawasan mengapa orang lain berpikir secara berbeda.
Quora hanya punya satu versi dari setiap pertanyaan. Tidak ada versi sayap kiri, versi sayap kanan, versi barat, dan versi timur. Quora mengumpulkan orang- orang dari berbagai belahan dunia berbeda untuk menjawab pertanyaan yang sama, di tempat yang sama, dan untuk saling belajar satu sama lain. Kami ingin Quora menjadi tempat untuk menyuarakan opini Anda karena Quora adalah tempat di mana debat berlangsung. Kami ingin jawaban Quora menjadi jawaban definitif bagi semua orang untuk selamanya”.

Quora juga menyebutkan misi yang ingin mereka realisasikan dalam keberlangsungan situsnya.
“Misi Quora adalah untuk membagikan dan mengembangkan pengetahuan dunia. Sangat banyak pengetahuan yang mungkin akan bernilai bagi banyak orang yang pada saat ini hanya tersedia untuk sedikit orang, baik itu karena masih tersimpan dalam kepala, ataupun hanya dapat diakses oleh kelompok tertentu saja. Kami ingin menghubungkan orang-orang yang memiliki pengetahuan dengan orang-orang yang membutuhkannya, mengumpulkan orang-orang yang berbeda pandangan agar mereka dapat saling mengerti satu sama lain dengan lebih baik, dan memberdayakan setiap orang untuk membagikan pengetahuan mereka demi kepentingan seluruh dunia.” (id.Quora.com, 2019).
Dikutip dari sumber lain berdasarkan jurnal penelitian dari Gang Wang, dkk, berpendapat bahwa.
“Quora adalah situs tanya dan jawab yang mana para pengguna bisa bertanya dan menjawab pertanyaan dan berkomentar atas pertanyaan atau memberikan voting bagi pengguna yang sudah ada. Berbeda dengan situs QnA lainnya yang mana para pengguna berada dalam satu wadah pencarian universal, Quora memberikan kebebasan bagi pengguna untuk mengikuti satu sama lain untuk membentuk sebuah jejaring sosial.” (Wang dkk, 2013).

Jejaring sosial yang dibentuk oleh Quora ini mirip seperti situs Twitter. “Pengguna A bisa mengikuti pengguna B tanpa persetujuan, lalu aksi dari B (pertanyaan baru, jawaban, komentar dan topik) akan muncul dalam halaman aktivitas A. A itu pengikut dan B adalah yang diikuti. Lebih lagi, pengguna bisa mengikuti topik yang menarik baginya, dan menerima updates atas pertanyaan dan jawaban yang ada dalam topik tersebut”. Menurut Quora.com jumlah pengguna Quora diperkirakan sekitar 400 juta pengguna setiap bulannya.

Melalui paparan di atas, penulis bisa menarik beberapa prinsip dari situs Quora ini
1. Quora adalah situs daring terbuka bagi berbagai macam pengguna dari berbagai penjuru dunia;
2. Quora mewadahi bermacam-macam topik pembahasan seperti bisnis, hukum, humaniora, sosial, teknologi, berita terkini, dll;
3. Quora mewadahi pembahasan ini dalam bentuk pertanyaan dan jawaban;
4. Pengguna Quora bisa menjadi pengikut dan juga bisa diikuti oleh pengguna lain, dengan kata lain ada jejaring sosial yang terbentuk dalam situs daring ini;
5. Pengguna Quora bisa mengikuti berbagai macam bentuk topik pertanyaan sesuai dengan ketertarikan masing-masing.

Fitur-Fitur yang ada di Quora.
Sebagai sebuah situs daring, tentu Quora memiliki sejumlah fitur-fitur yang mendukung agar misi dari Quora bisa tercapai. Fitur-fitur inilah yang menjadi daya tarik bagi para pengguna Quora. Berikut adalah fitur-fitur yang ada di Quora berdasarkan jurnal penelitian dari Gang Wang, dkk.
“Setiap pengguna Quora memiliki halaman profil yang menampilkan informasi biodatanya, pertanyaan dan jawaban yang sudah pernah diunggah, topik-topik yang diikuti, dan koneksi sosial (mengikuti dan pengikut). Setiap pengguna memiliki laman top stories (cerita populer), yang menampilkan updates dari aktivitas terbaru dan pertanyaan-pertanyaan dari teman yang ia ikuti, serta pertanyaan-pertanyaan dari topik yang ia ikuti juga. Ada tim kecil dari pengguna yang terverifikasi pilihan Quora untuk menjadi peninjau dan admin, mereka memiliki kuasa untuk memberikan bendera atau menyingkirkan pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban bermutu rendah.
Akhirnya, setiap pertanyaan yang ada di Quora memiliki halamannya tersendiri, yang meliputi sejumlah jawaban dan sejumlah pertanyaan terkait. Pengguna bisa menambahkan jawaban dan mengomentari, merubah dan memberikan voting bagi jawaban yang ada.” (Wang dkk, 2013). Dari penjelasan penelitian di atas, pembaca bisa melihat bahwa fitur-fitur yang ada dalam Quora sangat mendukung untuk mewadahi diskusi-diskusi serius.

Analisis Kritis Tentang Agora dan Quora.
Setelah menelusuri Agora dan Quora, penulis menimbang-nimbang bahwa prinsip-prinsip Agora yang dulunya memungkinkan untuk menjadi wadah berdiskusi filsafat tidak lagi relevan untuk saat ini. Penulis berpendapat bahwa diskusi filsafat sulit terjadi di lokasi yang mirip seperti Agora, karena dunia saat ini sudah memiliki perkembangan teknologi yang maju dan mampu membentuk sebuah wadah diskusi filsafat yang baru.
Wadah diskusi filsafat akibat dari perkembangan teknologi salah satunya adalah situs daring Quora. Secara prinsip Quora memiliki kemiripan dengan Agora, namum perbedaan mencoloknya adalah Quora berlokasi di dunia digital dan Agora harus berlokasi di suatu tempat nyata.
Perbedaan lokasi ini menunjukkan batas-batas dari Agora sebagai wadah/tempat berdiksusi filsafat. Secara perbandingan, Agora cakupannya sempit dan tidak dapat mengakomodir begitu banyak pandangan dari seluruh dunia. Sedangkan, Quora mampu mengalahkan Agora dalam hal ini. Jumlah pengguna yang mencapai 400 juta dan berasal dari berbagai penjuru dunia memiliki potensi untuk menghasilkan diskusi filsafat yang kaya berkat dari berlimpahnya sudut pandang pemikiran. Kekayaan sudut pandang ini didukung oleh kontrol kualitas dari Quora yang melibatkan pengguna untuk memilah pertanyaan dan jawaban yang tidak berkualitas.
Quora memiliki berbagai macam topik yang bisa diikuti oleh pengguna. Hal ini semakin memudahkan pengguna untuk memilih topik-topik yang relevan bagi mereka. Topik ini akan terangkum dalam laman top stories pengguna, sehingga pengguna bisa menerima informasi terbaru dari topik tersebut. Sedangkan di Agora, orang hanya bisa mendengarkan topik yang sedang dibicarakan pada hari tersebut. Jika tidak ada yang membicarakan topik yang diinginkan, orang tidak akan menemukan informasi apa-apa. Informasi Quora juga bisa diakses kapanpun oleh pengguna, sedangkan Agora hanya bisa diakses diwaktu tertentu.
Diskusi dalam Quora dimulai dengan pertanyaan dari seorang pengguna lalu dijawab secara singkat menurutnya. Lalu topik ini terbuka bagi umum untuk didiskusikan. Pengguna lain bisa dengan bebas menjawab, mengomentari, dan memberikan voting untuk pertanyaan tersebut. Pengguna juga bisa mengikuti pengguna lain untuk membentuk sebuah jejaring sosial. Pengguna A yang mengikuti pengguna lain akan mendapatkan informasi terbaru dari aktifitas pengguna lain yang ia ikuti tersebut. Konsep ini mirip dengan filsuf di Agora yang mendapatkan pengikut dari ajarannya. Murid-murid filsuf ini bisa berdiskusi dengan gurunya. Begitu pula dengan para pengguna Quora.
Tujuan Quora untuk membagikan dan mengembangkan pengetahuan dunia sejalan dengan prinsip Agora yang mengembangkan pemikiran-pemikiran filsafat, hukum, sosial, dll dari warga Yunani Kuno. Quora dengan 400 juta pengguna menandakan percepatan penyampaian informasi atau pengetahuan. Kekayaan pemikiran dari ratusan juta pengguna akan memperkaya diskusi-diskusi yang terjadi dalam Quora.
Dalam Agora juga terjadi perdagangan komoditas, namun Quora tidak memiliki fitur seperti ini. Tetapi hal ini tidak menghalangi Quora untuk menjadi tempat pilihan berdiskusi oleh perusahaan-perusahaan ternama seperti The Economist atau AMD. Perusahaan-perusahaan tersebut bergabung untuk menjadi akun bisnis lalu menyampaikan informasi tentang produk mereka kepada pengguna Quora. Pengguna Quora bisa ikut berdiskusi langsung dengan perusahaan terkait. Memang tidak terjadi transaksi produk, namun perusahaan yang mengakomodir Quora telah melakukan soft selling dan membangun wajah perusahaan (brand awareness building) kepada jutaan pengguna Quora. Proses ini bisa memicu pengguna Quora untuk membeli produk-produk dari perusahaan tersebut.
Selain kebaikan-kebaikan yang ada di Quora, penulis juga memiliki kritik tentang kekurangan dari Quora. Perjumpaan digital tidak bisa sepenuhnya menggantikan perjumpaan nyata antar manusia. Seperti di Agora, perjumpaan nyata terjadi di sana. Guru-guru filsafat berinteraksi langsung dengan murid-muridnya. Ikatan batin yang terjadi di dunia nyata tidak akan bisa sepenuhnya ditiru oleh Quora.
Kritik kedua adalah masalah pengutipan. Pengutipan karya intelektual orang lain sudah sepatutnya dihargai, namun Quora masih belum bisa memberikan fitur yang memuaskan dalam pengutipan. Kutipan yang bisa dilakukan pengguna hanya kutipan perut. Seandainya Quora bisa mengembangkan fitur pengutipan yang baik, penulis yakin Quora akan lengkap untuk menjadi wadah berdiskusi apapun. Kutipan-kutipan ini juga mampu menjawab mimpi dari pendiri Quora sendiri yakni menghubungkan pengetahuan kepada yang mencari.
Dengan kutipan yang baik, penulis berpendapat bahwa minat pembaca pengguna Quora pasti bisa semakin tinggi. Ini disebabkan dari kemudahan pengguna untuk mencari pemikir yang dikutip. Karya-karya asli dari yang dikutip akan ditelusuri jika pengguna sudah berminat untuk mendalami sebuah topik terkait.

Loading

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *