Monday, June 24

Pemuda Sebagai Tonggak Harapan Bangsa

Ditulis oleh Alexcius Alid Damar Permadi, Siswa SMAK Seminari Garum

Di masa pandemi yang semakin menyebar luas, masih sering ditemukan masyarakat yang kurang mematuhi aturan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker. Banyak orang yang kurang menyadari akan pentingnya protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab penyebaran virus corona semakin menyebar luas hingga hampir keseluruh pelosok negeri. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan menyebabkan pandemi yang melanda negeri ini tidak kunjung berakhir. Berdasarkan update Covid-19 pada Sabtu, 3 April 2021 menunjukkan bahwa yang terpapar positif 1.527.524 orang, yang sembuh 1.366.214 orang, dan yang meninggal 41.242 orang. Segala upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil apabila kesadaran yang dimiliki masyarakat terhadap protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah rendah.

Pandemi tidak hanya berpengaruh pada angka kematian saja, tetapi juga menimbulkan masalah di berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah bidang ekonomi. Pandemi membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Indonesia mempunyai bonus demografi, dimana jumlah penduduk produktif lebih banyak dibangingkan dengan jumlah penduduk non-produktif. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) telah melansir data tahun 2020 hingga 2035 Indonesia diperkirakan mempunyai bonus demografi tertinggi sepanjang sejarah. Tingginya bonus demografi dapat berdampak positif dan negatif bagi Indonesia. Namun saat ini Indonesia masih mengalami dampak negatif dari bonus demografi yakni tingginya angkan pengangguran.

Tingginnya bonus demografi tidak sebanding dengan banyaknya lowongan pekerjaan yang tersedia. Di masa pandemi banyak orang yang terkena PHK dan kehilangan pekerjaan sehingga memperbesar angka pengangguran di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia tembus 6,88 juta orang pada Februari 2020. Jumlah tersebut bertambah 60 ribu dibanding periode tahun lalu sebelum pandemi masuk ke Indonesia. Tingginya angka pengangguran menyebabkan banyak orang melalukan berbagai cara untuk mendapatkan uang agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Di masa pandemi sering terjadi kejahatan dengan menggunakan media sosial. Salah satunya ialah penipuan melalui media sosial. Penipuan ini dilakukan dengan cara membuat akun palsu. Tidak sedikit orang yang membuat akun palsu untuk melakukan keinginannya ataupun kejahatan untuk mendapatkan uang di media sosial, sehingga keinginannya dapat terpenuhi tanpa ada orang lain yang tahu identitas aslinya. Hal ini dilakukan karena adanya kebebasan dalam bermedia sosial yang membuat banyak orang menggunakannya untuk melakukan berbagai hal, sebab seseorang mendapat kesempatan untuk melalukan apa yang ia inginkan melalui media sosial.

Di masa pandemi seperti ini dibutuhkan pelopor untuk bangkit dari keterpurukan. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa tentunya juga harus ikut ambil bagian dalam penanganan masalah yang menimpa bangsa Indonesia. Pemuda juga mempunyai kemampuan untuk mengawali langkah bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik di masa pendemi ini. Pemuda mempunyai kesempatan yang besar untuk ikut berkontribusi dalam pencegahan virus corona, baik menjadi sukarelawan ataupun mengantarkan aspirasi melalui inisiatif kalangan pemuda baik secara langsung maupun melalui media sosial kepada masyarakat. Hal ini dilakukan supaya masyarakat juga mau mematuhi aturan protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah.

“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia.” Kutipan dari Ir. Soekarno tersebut menunjukkan bahwa pemuda mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa. Pemuda dapat menjadi pelopor dalam upaya mengatasi penyebaran virus corona dengan memberikan teladan serta contoh kepada masyarakat dan dapat berpartisipasi dalam melakukan penertipan aturan protokol kesehatan kepada masyarakat. Sebelum melakukan hal tersebut, tentunya pemuda harus mempunyai kesadaran akan kesehatan umum (publik). Jika pemuda tidak mementingkan kesehatan umum, maka ia hidup bukan untuk bangsanya. Saat ini hidup untuk diri sendiri sangatlah sulit, sebab manusia adalah makhluk sosial, manusia harus bisa menghargai orang lain serta bekerja sama dan saling menjaga kesehatan adalah cara pemuda dalam berkontribusi terhadap bangsa Indonesia.

Pemuda merupakan kalangan yang paling dekat dengan teknologi. Tentunya pemuda mempunyai kemampuan di bidang tersebut. Dengan kemampuan yang dimiliki, pemuda seharusnya tidak hanya diam saja di masa seperti ini, tetapi sebagai generasi penerus bangsa juga harus mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah yang dialami oleh bangsanya. Selain itu, Indonesia juga mempunyai bonus demografi yang tinggi. Dengan semua yang dimiliki oleh bangsanya, pemuda harus lebih kreatif dan mampu untuk memunculkan peluang kerja dan karya-karya baru bagi bangsa. Dengan adanya peluang kerja dan karya-karya baru yang dibuat oleh pemuda, selain dapat berkarya bagi bangsanya juga dapat mengurangi angka pengangguran serta dapat memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pemuda juga menjadi tonggak harapan hidup bagi masyarakat lain melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Kreatifitas dan ide yang dimiliki oleh pemuda dalam menciptakan lapangan pekerjaan dapat menjadi harapan bagi masyarakat agar mendapatkan lapangan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mengurangi ketergantungan kepada orang lain dalam menceri pekerjaan.

Pada industri 4.0 saat ini, internet telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. tentunya cocok apabila pemuda dilibatkan pula dalam mengatasi kejahatan yang terjadi secara online. Pemuda mempunyai kemempuan lebih mengenai teknologi. Pemuda juga harus berpikir dewasa serta selektif dalam menggunakan teknologi. Akan lebih bermanfaat apabila pemuda dengan kemampuan yang dimiliki membantu pemerintah dalam mengatasi kejahatan yang terjadi secara online atau cryber crime. Dengan demikian kemampuan yang dimiliki oleh pemuda tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, dengan tindakan yang dilakukan pemuda ini juga menjadi langkah awal untuk ikut berpartisipasi dalam usaha pemberantasan kejahatan serta wujud bela negara sebagai generasi penerus bangsa.

Maka dari itu perlu ditekankan bahwa peran pemuda sangat penting dalam usaha untuk bangkit dari keterpurukan yang dialami oleh bangsa Indonesia karena pandemi corona ini. Pemuda harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat mengenai pelaksanaan protokol kesehatan. Pemuda tentunya harus mempunyai sikap selektif dan kedewasaan berpikir sebelum melakukan sesuatu dan harus berani bertanggung jawab atas perbuatan yang mereka perbuat. Selain itu, pemuda juga harus kreatif dan peka terhadap situasi yang sedang terjadi saat ini, sehingga mereka dapat ikut berpartisipasi dalam upaya mengembangkan bangsa serta memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki bangsa Indonesia. Pemuda dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat karya atau menciptakan lapangan pekerjaan secara online maupun offline, sehingga pemuda tidak hanya menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesenangan pribadi atau hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh pemuda, mereka dapat manjadi tonggah harapan baru bangsa, terlebih pemuda adalah generasi penerus bangsa.

Loading

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *