Saturday, July 13

Era Disrupsi : Anak Muda Semakin Eksis?

Abad ke-21 merupakan abad dengan berbagai disrupsi. Berbagai peristiwa dan perkembangan teknologi terjadi, mengakibatkan perubahan gaya hidup dan kebudayaan masyarakat. Walaupun sebagian masyarakat setuju atas terjadinya perubahan, sebagian lainnya menentangnya.

balenciaga 2017 shoes callaway reva femme дамски памучен чорапогащник meilleur lampe uv custom baseball uniforms golf męski zara golf d mikrobølgeovn med grill og varmluft ciorapi compresivi pana la coapsa дамски памучен чорапогащник nfl jersey sales cheap jerseys golf męski zara basket léopard femme nike wiki

Mereka lebih nyaman dengan keadaan sebelumnya, sebelum terjadinya perubahan apapun. Akan tetapi, sebenarnya apakah itu era disrupsi? Bagaimanakah pengaruh perubahan terhadap anak jaman sekarang dan bagaimana upaya mereka untuk tetap eksis?

Menurut KBBI, disrupsi merupakan interupsi pada proses atau kegiatan yang telah berlangsung secara berkesinambungan. Belakangan ini, yang paling mencolok merupakan keberadaannya rangkaian teknologi baru, seperti metaverse, NFT dan cryptocurrency.

Sebenarnya, keberadaan cryptocurrency telah ada sejak tahun 2009, dengan bitcoin yang didirikan oleh Satoshi Nakamoto menjadi cryptocurrency yang pertama di dunia. Sejak saat itu, terdapat banyak sekali cryptocurrency lain yang didirikan, dengan ratusan ribu koin baru setiap harinya.

Berhadapan dengan perubahan tersebut, anak muda jaman sekarang menanggapinya dengan sangat terbuka. Bagi anak milenial yang mengalami kejadian krisis 9/11 dan krisis pada tahun 2008, adanya inovasi baru untuk menciptakan sebuah pasar digital yang tidak dikendalikan pemerintah merupakan inovasi yang sangat menarik.

Dengan sistem pengolahan yang berdasar pada teknologi, generasi milenial merupakan generasi pertama yang menjadi familiar terhadapnya. Tentunya, sebagian besar generasi Z mempelajari penggunaan dan pengelolaannya yang lebih dalam, membuat berbagai lapangan studi baru seperti computer science.

Ketertarikan mampu terjadi karena berbagai faktor, seperti keberadaan pandemi dan perkembangan teknologi yang mewadahi media pembelajaran terhadap materi tersebut. Nyatanya, keberadaan pandemi ini bukanlah sesuatu yang diekspektasikan siapapun.

Setiap orang terkejut atas persebaran COVID-19 dan dampaknya. Tanpa dapat dipungkiri, terjadinya pandemi memaksa berbagai perubahan baru untuk terjadi, yang mempengaruhi hidup kita, maupun yang tidak.

Selama pandemi tersebut, setiap pelajar hendak melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Para pekerja juga mengalami hal yang sama, dengan bekerja dari rumah.

Beriringan dengan perubahan gaya hidup tersebut, berbagai program pendidikan mulai dikenal masyarakat. Mulai dari aplikasi, webinar atau pelatihan secara daring, hingga berbagai aplikasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

Salah satu contohnya ada pada munculnya berbagai konten berbau investasi finansial. Sejak terjadinya pandemi ini, tingkat konten finansial terus meningkat, akibat dari munculnya berbagai influencer keuangan dan ajakan untuk menghasilkan uang. Selain itu, terdapat pula berbagai kegiatan baru yang dilakukan anak muda untuk mengisi waktu luang mereka.

Setiap komponen tersebut berujung pada perkembangan diri anak muda. Mereka mampu belajar untuk menjadi lebih percaya diri, mempelajari sebuah bahasa baru atau bekerja untuk menerima pendapatan.

Berhubungan dengan kegiatan produktif, adanya perkembangan teknologi di Indonesia membawa berbagai inovasi baru, salah satunya adalah aplikasi TikTok. Selama masa pandemi, TikTok mengalami pertumbuhan sebesar 20% pengguna, dengan mayoritas konten di dalamnya sebagai konten edukasi.

Anak jaman sekarang yang memiliki ketertarikan dengan teknologi dan waktu luang yang banyak cenderung menemukan aplikasi tersebut menarik. Mereka mampu menghabiskan waktu mereka pada aplikasi tersebut dan membuat konten pula.

Adanya pertumbuhan konten dan pengguna menyebabkan perusahaan untuk menjadi tertarik kepada TikTok sebagai sarana promosi yang menarik.

Bagi aplikasi pembelajaran, salah satu yang paling mencolok selama pandemi ini merupakan dampak pengertian bidang finansial terhadap generasi anak muda, terutama dalam bidang saham dan cryptocurrency.

Tanpa dapat dipungkiri, keberadaannya influencer baru membawa ketertarikan anak muda dalam bidang tersebut. Sejak saat itu, kegiatan pemasaran oleh tokoh ternama pada aplikasi media sosial apapun dikenal dengan sebutan endorse.

Melalui kegiatan pembuatan konten dan penerimaan endorse, influencer mampu menghasilkan uang. Maka dari itu, tidak jarang ditemukan saat ini untuk anak SMA atau bahkan SMP untuk menjadi terkenal pada akun TikTok atau Instagram. Endorse sebagai suatu upaya marketing memiliki peran yang besar pada penjualan produk tersebut.

Peranan anak muda tidak berhenti di sini. Dengan adanya keterbukaan melalui teknologi, berbagai kegiatan lain seperti webinar dan komunitas sering bermunculan. Terutama dengan adanya pandemi ini, organisasi secara daring merupakan tujuan utama banyak masyarakat pada kalangan SMP SMA.

Dengan tujuan utama pergerakan yang beragam, setiap organisasi mampu memberikan pengalaman dan relasi yang bermanfaat bagi pelajar. Melalui kegiatan yang diadakannya, pelajar mampu belajar untuk bekerja dalam sebuah organisasi, karakter yang disiplin atau cara berhubungan dengan orang lain.

Setiap kegiatan tersebut juga dapat memiliki peranan yang besar dalam masyarakat. Contohnya merupakan kegiatan webinar yang diadakan oleh sebuah komunitas saham daring yang membahas mengenai keadaan ekonomi Indonesia memasuki era digitalisasi.

Dalam kegiatan tersebut, komunitas mengundang berbagai tokoh ternama, seperti menteri atau pimpinan bank ternama guna memberikan berbagai ilmu dan pendapat.

Melalui pergerakan tersebut, anak muda secara tidak langsung membantu meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Melalui pelatihan dan kesempatan mendengar pikiran orang lain, masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut mampu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, peranan yang dilakukan oleh anak muda dapat menjadi bermanfaat.

Tidak berhenti di situ, berbagai aktivitas lain selalu dilakukan anak muda, terutama untuk menghabiskan waktu mereka. Akan tetapi, walaupun aktivitas tersebut dapat memiliki berbagai bentuk, tentu tidak dapat dipungkiri bahwa anak muda jaman sekarang memiliki eksistensi yang besar pada masyarakat.

Berbeda dengan generasi sebelumnya saat masa remajanya, generasi muda saat ini memiliki kemampuan yang lebih tinggi dengan pola pikir yang lebih dewasa.

Dengan kontribusi anak muda kepada masyarakat saat ini, mereka tidak hanya menyelesaikan kegiatan yang berguna bagi masyarakat, tetapi juga bagi diri mereka sendiri. Melalui pengolahan dan penerapan kemampuan mereka dan pencarian ilmu baru melalui sarana teknologi yang tidak terbatas, perkembangan generasi anak muda dapat terjadi semakin cepat.

Tentu saja, di sini dapat dikatakan bahwa pandemi telah merubah segalanya, mulai dari cara hidup kita , hingga keadan pasca pandemi, dimana masker tetap harus digunakan.

Akan tetapi, walaupun perubahan situasi memaksa kita untuk beradaptasi, kegiatan positif juga dapat muncul, seperti yang terlihat pada eksistensi anak muda.

Kesimpulannya, perubahan pasti terjadi walaupun kita menginginkannya atau tidak. Dalam menghadapinya, tentu terdapat dukungan atau resistensi dari masyarakat. Akan tetapi, walaupun kita harus belajar kembali untuk merubah kebiasan, berbagai manfaat baru juga dapat dihasilkan.

Selain itu, anak muda jaman sekarang yang masih berada dalam bangku SMP dan SMA telah mampu mengolah sumber daya yang mereka miliki sehingga dapat memaksimalkan produktivitas mereka.

Saat ini, mereka juga dapat mempengaruhi masyarakat dengan berbagai keahliannya, terutama pada ketertarikan pada ilmu baru dan kemampuan untuk mempergunakan teknologi sesuai dengan tujuan mereka. Setiap kegiatan tersebut berdampak pada kemampuan mereka untuk berpenghasilan, mengedukasi orang lain dan lain – lain.

Daftar Pustaka

35 Kata-Kata Roda Kehidupan yang Menyentuh Hati, Pengingat untuk Selalu Bersyukur. (2022). Retrieved 20 February 2022, from https://plus.kapanlagi.com/35-kata-kata-roda-kehidupan-yang-menyentuh-hati-pengingat-unt uk-selalu-bersyukur-6be97e.html

45 Kata-Kata Perubahan yang Bijak dan Memotivasi Hidup, Jadi Nasihat Tegas. (2022). Retrieved 20 February 2022, from https://plus.kapanlagi.com/45-kata-kata-perubahan-yang-bijak-dan-memotivasi-hidup-bisa-ja di-nasihat-tegas-f76f1c.html

Are Gen Z Or Millenials More Enthusiastic About Crypto? — DailyCoin. (2021). Retrieved 20 February 2022, from https://dailycoin.com/gen-z-millenials-crypto/

Best Cash Loans Online in Indonesia | KreditPintar. (2021). Retrieved 20 February 2022, from https://www.kreditpintar.com/education/perkembangan-harga-bitcoin

Generasi Z – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. (2022). Retrieved 20 February 2022, from https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_Z

Hasil Pencarian – KBBI Daring. (2022). Retrieved 20 February 2022, from https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/disrupsi

Jati, A. (2020). 36 Kata-Kata Bijak tentang Perubahan, Pasti Terjadi Jangan Dihindari. Retrieved 20 February 2022, from https://www.bola.com/ragam/read/4422160/36-kata-kata-bijak-tentang-perubahan-pasti-terjad i-jangan-dihindari

Penulis: Brandon Mulya Wijaya

Loading

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *