Saturday, July 13

Nusantara

Penghayatan dan Konsep KetuhananMenurut Ajaran Sapta Darma: Sebuah Refleksi Filosofis
Budaya, Eksistensialisme, Kritik, Nusantara, Tulis

Penghayatan dan Konsep KetuhananMenurut Ajaran Sapta Darma: Sebuah Refleksi Filosofis

Sapta Darma merupakan salah satu bentuk kepercayaan dan penghayatan kepada Tuhan yang Maha Esa di Indonesia. Didirikan oleh Hardjosapoera yang kemudian memperoleh gelar Bapa Panuntun Agung Sri Gautama di Pare, Kediri pada tahun 1952, Sapta Darma percaya kepada Allah Hyang yang maha agung, maha langgeng, maha adil dan maha wasesa. Tuhan adalah puncak dari segala eksistensi dan subsistensi. Alam semesta merupakan perwujudan dari Tuhan. Tuhan dianalogikan seperti sinar yang sangat besar dan menerangi segala realitas semesta, sedangkan manusia adalah percikannya. Konsekuensinya, manusia juga mewarisi sifat Tuhan, meskipun dengan pemahaman dan skala yang tidak dapat dibandingkan. Tuhan itu sangat dekat dengan manusia karena percikannya senantiasa memancar dalam seluruh ciptaan. Karena sebagai...