Monday, June 24

Kritik

Tinjauan Eksistensialisme: Dinamika Era Disrupsi,  Modernitas dan Hermeneutika Faksitas Heidegger dan Sartre
Budaya, Eksistensialisme, Kontemporer, Kritik, Tokoh

Tinjauan Eksistensialisme: Dinamika Era Disrupsi, Modernitas dan Hermeneutika Faksitas Heidegger dan Sartre

Hegemoni Postmodernisme & Era Disrupsi koaxialní kabel hornbach cheap jerseys brandon aiyuk jersey youth converse lugged beige nike air max 1 ultra moire black white ราคา babyphone mit alexa verbinden adidas yeezy shoes vans chima ferguson pro 2 port royale black forty two skateboard shop plavky chlapec 128nove polaroid κάμερα ciorapi compresivi pana la coapsa veste femme pied de poule marron shampoo isdin lambdapil Mexico nike air max aliexpress köröm díszítő szalagok Peralihan zaman dari era klasik, modern dan hingga era postmodern, membawa manusia pada  dinamika disrupsi zaman seperti kekerasan sistemik yang diuraikan oleh Slavoj Zizek sebagai  kekerasan yang tak tak terlihat dan seolah-olah tak ada yang menjadikan konsumen sebagai korban  dari tindakan kemanusia...
Twibbon, Paid Promote, dan Hilangnya Persona
Budaya, Kritik, Seni

Twibbon, Paid Promote, dan Hilangnya Persona

Wahai para pengguna Instagram, tidakkah kita melihat ada yang berubah dari feed IG kita? Yap! Selain foto-foto estetik dan quote “bijak” kita juga akan melihat banyak sekali postingan twibbon dan paid promote. basket léopard femme babyphone mit alexa verbinden nike wiki nike daybreak uomo dänisches bettenlager lounge set nike wiki nike air max 1 ultra moire black white ราคา adidas yeezy shoes дамски памучен чорапогащник sport jumpsuit nike dlm382 tapis de reception gonflable raptor köröm díszítő szalagok ciorapi compresivi pana la coapsa basket léopard femme Mulai dari “Saya siap menjadi mahasiswa Universitas Wakanda“ hingga twibbon gabung organisasi, webinar, upacara hari kemerdekaan, dan jutaan twibbon lain untuk memperingati berbagai kegiatan dan menyatakan bahwa kita terlibat ...
Manusia Silver dan Barbarisme Kapitalis
Ekonomi, Kontemporer, Kritik, Politik Sosial

Manusia Silver dan Barbarisme Kapitalis

Manusia silver menjadi fenomena yang sering kita jumpai hari-hari ini. Biasanya mereka bisadengan mudah ditemukacheap yeezys nike calças de treino veste femme pied de poule marron Purchase college team jerseys at a discounted price and of high quality ciorapi compresivi pana la coapsa billige matratzen nike air max aliexpress años 20 hombre disfraz costume leopardato triangolo Italy babyphone mit alexa verbinden carhartt uk bose quietcomfort 35 usa price tp link remote control custom baseball uniforms converse lugged beige n di jalanan atau pusat-pusat keramaian yang lain. Kehadiran merekabagi beberapa orang, menjadi hiburan sekaligus mengundang belas kasihan di tengah penatjalanan kota yang macet. Sayangnya cerita tentang manusia silver yang nampak unik, terkadang tidak secerah catwar...
Budaya, Kontemporer, Narasi, Politik Sosial

LIPUTAN KEGIATAN EXTENSION COURSE PERTEMUAN KE-2 “Kunci Hidup Bersama di Tengah Pandemi adalah Keterlibatan”

mikrobølgeovn med grill og varmluft ciorapi compresivi pana la coapsa cheap yeezys meilleur lampe uv billige matratzen puma suede classic velvet sneakers in cordovan leather calfskin velvet tongue and toe cap ipad 2019 hülle mit tastatur und stifthalter nike wiki дамски памучен чорапогащник koaxialní kabel hornbach škare za plastične cijevi balenciaga 2017 shoes cheap yeezys hängemattengestell preisvergleich meia com pompom Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya telah mengadakan kegiatan diskusi bersama dalam forum Extension Course dengan judul “Eksis bersama ‘Yang Lain’ di Masa Pandemi dalam Pandangan Karol Wojtyla” Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021, pukul 18.30-20.30 WIB, melalui Zoom Meeting. Pembicara pada diskusi ini adalah Aloysius Wi...
Kontemporer, Kritik

CAFÉ ESTETIK: KRITIS ATAU KREATIF?

Gambar Ilustrasi Cafe, foto dari https://unsplash.com/ hängemattengestell preisvergleich estiti eleganti max mara sbloccare oblo lavatrice ariston jayden daniels lsu jersey callaway reva femme cheap jordan 4 archivador cajonera carpetas colgantes tp link remote control nike air max aliexpress dänisches bettenlager lounge set brandon aiyuk youth jersey pallone calcio a 11 nfl jersey sales miroir terzo cheap jerseys Remaja di zaman sekarang memiliki kebiasaan yang unik dan baru untuk mengeksplorasi hal-hal yang ada di sekitarnya atau sekedar menghabiskan waktu yang mereka miliki. Kebiasaan tersebut adalah berburu café estetik. Itu benar! Di zaman yang serba maju serta kebiasaan digital yang sangat familiar dengan kehidupan di masa sekarang, banyak anak muda yang gemar untuk berburu café ...
Pengangguran dan Kemiskinan Bukan Ulah Pasar Bebas
Ekonomi, Kritik

Pengangguran dan Kemiskinan Bukan Ulah Pasar Bebas

Sampai dengan tahun 2014, populasi Indonesia mencapai angka 252,8 juta. 66,2 percent di antara mereka berada dalam usia produktif. Adapun 11 percent dari total jumlah penduduk di Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan mutlak. Hanya 114,6 juta penduduk Indonesia yang bekerja dan hanya 40,4 percent dari angka tersebut yang bekerja tetap. Dengan inflasi pada angka 8,4, jauh diatas batas sehatnya, perekonomian dan kelanjutan kaum pekerja di Indonesia terancam bahaya. Masalah kemiskinan dan ketenagakerjaan sudah lama menjadi masalah di Indonesia. Faktanya, kemiskinan merajalela dan kondisi tersebut menutup kesempatan bagi si miskin untuk keluar dari belenggu kemiskinan. Mobilitas vertikal keatas seakan tidak mungkin terjadi. Akibatnya, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semak...
Hukuman Mati, Adil?
Kritik, Politik Sosial

Hukuman Mati, Adil?

Apa itu hukuman? Mengapa ada hukuman? Apa itu hukuman mati? Apa itu keadilan? Apakah keadilan sungguh ada? pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus kita jawab terlebih dahulu sebelum kita mempertanyakan apakah hukuman mati itu suatu keadilan atau ketidakadilan. Hukuman adalah suatu sanksi dengan ukuran yang sesuai yang diberikan kepada pelanggar. Hukuman ada untuk memberikan ganjaran kepada pelanggar. Hukuman juga dibuat dengan tujuan memberi ancaman yang serius kepada pelanggar agar mereka tidak dengan bebas melakukan pelanggaran, atau dapat kita sebut sebagai suatu tindak pencegahan. Ketika kita membahas hukuman mati, maka secara jelas kita dapat mengatakan bahwa itu adalah hukuman untuk orang yang telah mengambil nyawa orang lain. Mari sekarang kita membahas tentang keadilan. ...
Menarak Manusia Yang Bermain
Budaya, Kontemporer, Kritik

Menarak Manusia Yang Bermain

Permainan virtual dalam bentuk console game, mobile game, maupun online game semakin digemari dewasa ini. Bukan hanya anak-anak dan para remaja, orang dewasa pun turut senang memainkannya. Tak dapat disangkal bahwa permainan modern ini menggantikan hampir seluruh permainan tradisional yang ada, setidaknya di kota-kota besar. Fenomena ini jelas kita lihat dari banyaknya orang yang seru bermain dengan ponselnya daripada yang bersama teman-temannya berkegiatan fisik bersama. Jika kita amati, permainan tradisional memang cenderung melibatkan banyak orang, bahkan kadang ada batasan minimal yang perlu dipenuhi agar permainan itu dapat dilangsungkan, sedangkan tidak demikian halnya dalam permainan modern. Dalam permainan modern, seseorang dapat bermain sendiri karena lawannya adalah ...
Perbedaan Menimbulkan Pembedaan?
Budaya, Kritik

Perbedaan Menimbulkan Pembedaan?

“Sebuah Refleksi Sederhana atas Pola Berpikir Manusia terhadap Perbedaan” Beda, sesuatu yang menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yang satu dan benda yang lain atau ketidaksamaan. Melalui arti kata tersebut dapat dipahami bahwa ‘beda’ menjadikan berlainan atau tidak sama. Arti kata sederhana ini saja telah mencerminkan betapa kuat makna yang dimaksudkannya. Sebuah kata tidak berarti memang jika hanya satu kata itu sendiri, tanpa disisipkan konteks, keterangan, ataupun konsep pemikiran penggunanya. Berbeda halnya jika kata sederhana ini telah masuk ke dalam pikiran manusia. Kata tersebut tidak lagi hanya sebuah konsep abstrak namun telah menjadi hidup jika dia berada di dalam sebuah sistem terumit di tubuh manusia itu, pikiran. Selanjutnya yang terjadi adalah kata ters...
Ketika Simbol Meracuni Pemikiran Manusia
Budaya, Kritik, Politik Sosial

Ketika Simbol Meracuni Pemikiran Manusia

Apa yang anda lakukan ketika melihat sebuah bangunan, tempat-tempat bersejarah atau benda-benda disekitar kita berbentuk menyerupai sebuah simbol keagamaan? Apakah anda hanya diam saja, dan membiarkan hal itu terjadi, karena merasa itu bukan dari simbolis keagamaan? Ataukah anda merasa geram ketika melihat itu dan berusaha untuk menyangkut-pautkan kejadian ini sebagai bentuk simbolisasi dari agama tertentu? Dikutip dari akun instagram tirto.id yang memposting tentang ke-alergian terhadap simbol yang mirip dengan salib menjadi sebuah alasan bagaimana masyarakat menilai sebuah agama yang ada dalam negara ini. Di sini, yang menjadi keheranan adalah kok bisa sih ada pemikiran seperti itu. Mengapa hal-hal yang seperti itu dan sudah berlangsung begitu lama dalam kehidupan masya...